"> Mitos atau Fakta, Tentang Ungkit Tenaga Motor Harian Gunakan Knalpot Racing? - Becak Roda Dua

Becak Roda Dua

Bahas Roda Dua, Bukan Roda Yang Lain

Mitos atau Fakta, Tentang Ungkit Tenaga Motor Harian Gunakan Knalpot Racing?

Mas bro…

Pernah ga sih kita nemuin pengendara roda dua di jalan raya yang modif kenalpotnya pake kenalpot after market? jawabnya pasti “SERING”, sama seperti yg admin temuin di jalan raya. Cuman terkadang, para pengendara roda dua ini cuman modif di bagian kenalpot nya aja tanpa di ikuti perubahan di sisi lain nya.

Ketika kita tanyain, terkadang jawaban mereka “cuman ganti kenalpot aftermarket aja udah cukup kok mas buat harian, lumayan buat nambah tenaga”. Biasanya hal ini terjadi dan kita temui pada cabe – cabean ataupun terong – terongan yang berkeliaran di jalan. hahahaha

Tapi, sebenarnya mitos atau fakta tentang oprek harian sepeda motor hanya mengganti kenalpot dengan produk aftermarket?. Berikut beberapa ulasan yang mungkin dapat dipertimbangkan kembali ketika kita merubah kendaraan bermotor kita dengan menggunakan kenalpot aftermarket tanpa rubahan lain nya untuk penggunaan sehari hari.

1. Semakin banyak resiko negatifnya

Dilansir dari lamannya, menurut Konsultan Mesin Motor PT Bintang Niaga Jaya, Andriyanto, mengemukakan kalau sesungguhnya pemanfaatan knalpot racing pada motor standard tak diminta. Ada pelbagai resiko tidak baik yang disebabkan apabila memanfaatkan knalpot racing.

Pemanfaatan knalpot racing pada motor standard sesungguhnya tak disarankan, lantaran resiko positifnya sedikit. Jadi semakin banyak resiko negatif terpenting soal nada gaduh yang buat dongkol tetangga.

2. Ditambah lagi mesin motornya masih standard, tambah banyak resiko jeleknya buat motor

Andriyanto memberi tambahan kalau resiko itu bakal bertambah tidak baik serta banyak seandainya pemanfaatan knalpot racing terus dipaksakan pada motor dengan mesin standard. Dikarenakan, pemanfaatan knalpot free flow butuh paduan bensin yang semakin banyak biar tenaga mesin lebih baik dan pada motor yang masih standard saluran bahan bakar udah dirapikan demikian rupa buat knalpot standard. Hasilnya kebanyakan dengan knalpot racing mesin mungkin saja tambah cepat panas, lantaran pembakaran kering.


3. Apabila dipaksakan, jadi menyebabkan kerusakan mesin

Bila ini dibiarkan akan memercepat keausan pada bagian mesin. Hasilnya, mesin bisa jadi ‘ngelitik’ lantaran pada suhu panas lantaran berlangsung pemuaian. Sampai sela klep bisa jadi lebih longgar serta mesin tambah lebih ‘ngelitik’.

Oleh maka itu apabila kamu mau memanfaatkan knalpot racing, paling tidak kamu mesti melaksanakan sejumlah modifikasi pada mesin, umpamanya dilaksanakan porting polish. Sela klep di ubah setelannya serta spuyer diperbesar.

4. Knalpot racing buat tambah boros

Dengan demikian tenaga yang dibuat motor pun tambah lebih baik, serta tentulah yang wajib direlakan yaitu pemanfaatan bahan bakar semakin lebih boros.

Sama bagus apa saja knalpotnya terus ada dampaknya bila mesin serta aliran bahan bakar masih standard, jadi bila mau perform lebih baik semestinya modif sedikit mesinnya biar gak mubadzir beli knalpotnya.

5. Jadi target Polisi

Knalpot racing keluarkan nada yang gaduh serta mengganggu ketenangan banyak orang-orang. Oleh sebab itu banyak yang mempermasalahkan perihal kehadiran serta validitas motor yang gaduh itu. Barangkali banyak yang belum ketahui bila tingkat kegaduhan kendaraan bermotor sesungguhnya udah dirapikan dalam Ketetapan Menteri Lingkungan Hidup no. 7 tahun 2009.

Dalam lampiran II ketetapan itu ada tabel yang memberikan kalau sepeda motor dengan mesin mempunyai volume sampai 80cc mempunyai ujung batas kegaduhan 77dB. Motor dengan mesin 80cc-175 cc ujung batas kebisingannya 80dB, sesaat di atas 175cc yaitu 83dB.

Menengok ketetapan itu karena itu semestinya motor yang memanfaatkan knalpot racing akan tetapi tak gaduh bisa berkeliaran di jalanan serta tak usah takut buat ditilang polisi. Serta udah lama ada alat buat menangkal kegaduhan knalpot racing yang dikatakan DB Killer.

Akan tetapi, apabila motor itu ditemui memanfaatkan knalpot yang bukan bawaan dari pabriknya serta gaduh, karena itu besar kemungkinan bakal ditilang.

 

BACA JUGA :

Merawat Tradisi Juara ala MPM Jatim Bareng Komunitas Motor Se-Jatim

Harga BBM Shell Dipastikan Turun di Awal Tahun 2020

Honda Vario ini Disulap Jadi X-ADV

Tinggalkan Komen Disini...

%d bloggers like this: